Cek Skala Prioritas Bisnis di Valentine, Imlek, & Ramadhan 2026 - iSeller Blog

Cek Skala Prioritas Bisnis di Valentine, Imlek, & Ramadhan 2026

Menjalankan bisnis di tengah momen-momen besar seperti Valentine, Imlek, dan awal Ramadhan yang jatuh berdekatan di bulan Februari bukanlah situasi yang biasa. 

Di satu sisi, kondisi ini membuka peluang besar untuk meningkatkan penjualan. Namun, jika tidak diantisipasi dengan baik, lonjakan permintaan justru bisa menimbulkan kekacauan operasional.

Oleh karena itu, pebisnis perlu menyusun skala prioritas yang jelas agar bisnis tetap berjalan lancar, bahkan saat traffic pelanggan meningkat drastis. Dengan kata lain, semakin padat momennya, semakin penting perencanaan yang matang.

Pada artikel ini kita akan bersama-sama membahas cara menyusun skala prioritas yang bisa Anda jalankan pada bisnis, khususnya pada momen Valentine, Imlek, dan Ramadhan di bulan Februari 2026. 

Apa Itu Skala Prioritas?

Pada dasarnya, skala prioritas adalah daftar kebutuhan yang disusun berdasarkan tingkat kepentingan, mulai dari yang paling mendesak hingga yang masih bisa ditunda. 

Secara sederhana, skala prioritas membantu Anda menjawab pertanyaan: apa yang harus dikerjakan sekarang dan apa yang bisa menyusul nantinya?

Lebih lanjut, konsep ini tidak hanya berlaku dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sangat relevan dalam pengelolaan bisnis. Tanpa skala prioritas, pebisnis cenderung mengambil keputusan yang subjektif, bukan objektif.

Selain itu, skala prioritas juga berperan penting dalam menjaga bisnis tetap tertata. Misalnya, kesiapan sistem penjualan, stok barang, dan sumber daya manusia harus ditempatkan di urutan teratas sebelum memikirkan promosi tambahan.

Baca Juga: “Wajib Coba! 6 Valentine’s Day Marketing Buat Naikin Omset

Mengapa Skala Prioritas Penting di Momen Besar?

Pada momen normal, kesalahan kecil mungkin masih bisa ditoleransi. Namun berbeda halnya saat menghadapi tiga momen besar sekaligus. Momen seperti Valentine, Imlek, dan Ramadhan masing-masing memiliki karakteristik konsumen yang berbeda.

Akibatnya, bisnis harus melayani berbagai kebutuhan dalam waktu yang hampir bersamaan. Jika tidak disusun dengan baik, fokus bisa terpecah dan operasional menjadi tidak efisien.

Dengan adanya skala prioritas, Anda sebagai pebisnis dapat:

  • Menentukan fokus utama di tengah banyaknya permintaan
  • Menghindari pekerjaan yang tidak berdampak signifikan, dan
  • Mengoptimalkan sumber daya yang terbatas

Dengan mengetahui manfaat yang bisa didapatkan saat melakukan skala prioritas pada bisnis, Anda bisa mempertimbangkan untuk memulai membuat skala prioritas untuk menghadapi momen-momen besar yang akan terjadi di kemudian hari. 

Tabel Skala Prioritas 

Untuk membantu penyusunan skala prioritas, banyak pebisnis menggunakan Matriks Manajemen Waktu atau Matriks Eisenhower. Secara umum, matriks ini membagi tugas ke dalam 4 (empat) kuadran berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensi.

Baca Juga: “Makanan Khas Imlek yang Harus Kamu Coba!

Penjelasan Setiap Kuadran

Kuadran 1 — Penting & Mendesak

Tugas yang harus segera diselesaikan karena berdampak langsung pada operasional bisnis. Jika diabaikan, risiko kerugian akan semakin besar.

Kuadran 2 — Penting tapi Tidak Mendesak

Tugas yang berdampak jangka panjang. Meskipun tidak harus dilakukan sekarang, tugas ini tetap perlu dijadwalkan.

Kuadran 3 — Mendesak tapi Tidak Penting

Tugas yang terlihat mendesak, tetapi dampaknya kecil. Oleh sebab itu, sebaiknya didelegasikan.

Kuadran 4 — Tidak Mendesak & Tidak Penting

Tugas yang bisa ditunda atau bahkan dihilangkan. Dalam kondisi sibuk, tugas ini sebaiknya tidak menjadi fokus.

Pelengkap Tabel Skala Prioritas 

Untuk mempermudah dalam menyusun skala prioritas, Anda bisa melengkapi beberapa pilihan berikut agar penentuan prioritas bisa dieksekusi dengan baik:

1. Skala 1-4

Tugas atau proyek diberi peringkat dari skala 1 (sangat rendah prioritas) hingga skala 4 (sangat kurang penting).

2. Pengelompokan per Kategori

Tugas dikelompokkan dalam kategori A (sangat penting), kategori B (penting), kategori C (kurang penting), dan kategori D (sangat kurang penting).  

3. Kode Warna

Tugas-tugas diberi kode warna, misalnya merah untuk kondisi mendesak, kuning untuk kondisi penting, dan hijau untuk kondisi yang kurang mendesak. 

4.Tanda Centang atau Tanda Silang

Tugas-tugas diberi tanda centang jika sudah selesai atau tanda silang jika dibatalkan. 

Dengan mengidentifikasi tugas-tugas yang paling penting dan mendesak, skala prioritas membantu Anda dan bisnis untuk mengelola sumber daya dengan lebih efisien dan mencapai tujuan yang lebih baik. 

Fenomena Langka Saat Tiga Momen Besar Berjalan Beriringan 

Menariknya, tidak setiap tahun pebisnis menghadapi kondisi di mana tiga momen besar datang hampir bersamaan. Valentine mendorong pembelian berbasis emosi, Imlek memicu pelanggan bertransaksi dalam jumlah besar, sementara Ramadan mengubah pola konsumsi secara signifikan.

Akibatnya, lonjakan transaksi terjadi dari berbagai arah. Tidak hanya itu, bisnis juga harus melayani berbagai channel sekaligus, mulai dari toko fisik hingga platform online/marketplace.

Dalam situasi ini, bila bisnis belum mempunyai sistem yang stabil, risiko antrean panjang, pesanan tertukar, dan laporan yang tidak akurat akan semakin tinggi.

Contoh Skala Prioritas Saat Momen Valentine

Saat valentine berlangsung, pembeli lebih mementingkan faktor emosional daripada faktor lainnya. 

Berikut contoh skala prioritas yang bisa Anda pertimbangkan untuk menghadapi Valentine: 

  1. Kuadran 1 — Penting & Mendesak
  • Menjaga ketersediaan stok produk spesial Valentine
  • Memastikan sistem kasir dan pembayaran berjalan stabil
  1.  Kuadran 2 — Penting tapi Tidak Mendesak
  • Menyiapkan promo khusus Valentine
  • Menyesuaikan tampilan pada toko dan website
  1.  Kuadran 3 — Mendesak tapi Tidak Penting
  • Konten media sosial tambahan dan berkaitan dengan Valentine yang bisa dijadwalkan
  1.  Kuadran 4 — Tidak Penting
  • Eksperimen produk baru yang belum diuji

Dengan demikian, fokus utama di Valentine adalah kecepatan transaksi dan kenyamanan pelanggan.

Contoh Skala Prioritas Saat Momen Imlek

Berbeda dengan valentine, Imlek lebih sering digunakan bagi para pembeli untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar. 

Berikut contoh skala prioritas yang bisa Anda lakukan saat Imlek: 

  1. Kuadran 1 — Penting & Mendesak
  • Mengamankan stok hampers dan produk best seller
  • Melakukan sinkronisasi antara stok online dan offline
  • Memantau laporan penjualan secara real-time
  1. Kuadran 2 —  Penting tapi Tidak Mendesak
  • Menyusun bundling khusus Imlek
  • Program loyalitas bagi para pelanggan
  1. Kuadran 3 — Mendesak tapi Tidak Penting
  • Permintaan custom minor yang bisa dibatasi
  1. Kuadran 4 — Tidak Penting
  • Perubahan visual besar-besaran

Oleh karena itu, kontrol stok dan laporan penjualan menjadi prioritas utama saat Imlek.

Baca Juga: “10 Ide Bisnis Kuliner Ramadhan yang Dijamin Laris & Cuan Besar!

Contoh Skala Prioritas Saat Momen Ramadhan

Setelah valentine dan imlek berlangsung, Anda bisa melakukan penyusunan skala prioritas untuk menyambut awal bulan ramadhan seperti berikut: 

  1. Kuadran 1 — Penting & Mendesak
  • Penyesuaian jam operasional
  • Kesiapan sistem kasir untuk lonjakan transaksi berbuka
  • Integrasi order melalui dine-in dan delivery
  1. Kuadran 2 —  Penting tapi Tidak Mendesak
  • Perencanaan promosi saat sahur dan berbuka
  • Paket bundling Ramadhan
  1. Kuadran 3 — Mendesak tapi Tidak Penting
  • Aktivitas marketing yang bisa dioptimasi
  1. Kuadran 4 — Tidak Penting 
  • Pengembangan fitur baru yang belum mendesak

Dengan kata lain, Ramadhan menuntut sistem yang fleksibel dan stabil.

Kesimpulan

Pada akhirnya, saat tiga momen besar bertumpuk, bukan hanya strategi promosi yang diuji, tetapi juga kesiapan sistem bisnis secara menyeluruh. Tanpa sistem yang andal, peluang besar justru bisa berubah menjadi masalah.

Di sinilah iSeller berperan penting. Dengan sistem yang selalu up-to-date di segala kondisi, iSeller dirancang untuk tetap stabil meskipun trafik transaksi bisnis Anda meningkat drastis.

Bahkan saat ribuan transaksi terjadi secara bersamaan, sistem tetap berjalan tanpa lag dan tanpa resiko bermasalah. Dengan demikian, Anda sebagai pebisnis bisa fokus melayani pelanggan dan mengoptimalkan penjualan, tanpa harus khawatir dengan masalah teknis.

Singkatnya, skala prioritas terbaik di momen besar adalah memastikan bisnis tetap berjalan lancar apapun kondisi traffic-nya. Karena ketika sistem siap, momen chaos bisa berubah menjadi momen panen omset bersama iSeller.

COBA GRATIS kelola bisnis lebih mudah di momen Valentine, Imlek, dan Ramadhan dengan iSeller!

Leave a Reply

Discover more from iSeller Blog

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading